Pages

Monday, September 14, 2015

Menanggapi Isi Berita dan Non Berita

“Hai guys,..... bhs indonesia kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang menanggapi nerite dan non berita. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua agar dapat membuat ide pokok dan kesimpulan dari suatu berita sehingga berguna untuk kehidupan kalian dalam memahami isi dari suatu berita maupun non berita .”

Anda sering mendengarkan siaran atau informasi dari media elektronik seperti radio, televisi, atau internet? Sebagai salah satu sumber informasi, siaran media elektronik memberikan multimanfaat bagi kehidupan. Tidak hanya siaran berita, siaran nonberita pun penting untuk didengarkan. Siaran nonberita dapat berbentuk sebuah perbincangan, wawancara dengan tokoh tertentu, tips-tips menarik, dan masih banyak lagi. Untuk melatih kemampuan Anda dalam menyampaikan ringkasan siaran atau informasi dan memberikan tanggapan terhadap siaran atau informasi itu dalam forum diskusi, kerjakan latihan berikut.

Pada pelajaran ini, Anda akan diajak menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita). Sebelum memberikan tanggapan Anda harus membuat ringkasan informasi tersebut untuk disampaikan pada temanteman lainnya.

Untuk membuat ringkasan siaran atau informasi yang berupa berita, Anda harus menemukan pokok-pokok isi berita tersebut. Pokok-pokok isi berita dapat Anda temukan dengan menggunakan 6 pertanyaan pokok (rumus 5 W + 1 H), yakni who (siapa), where (di mana), why (mengapa), what (apa), when (kapan), dan how (bagaimana) sebagai acuan. Keenam pertanyaan tersebut biasanya ditempatkan di bagian awal teks berita. Bagian awal berita ini juga sering disebut lead. Lead memaparkan klimaks kejadian secara ringkas, lengkap, dan jelas. Bagaimana membuat ringkasan siaran berita atau informasi berupa teks nonberita? Jika Anda akan meringkas isi berita, Anda dapat menggunakan 6 pertanyaan pada lead berita, sedangkan untuk ringkasan nonberita Anda harus menemukan gagasan-gagasan utama dari teks nonberita tersebut.
Berikut ini contoh membuat ringkasan teks berita.

Truk Padati Pelabuhan Merak

Sepuluh hari menjalang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk-truk yang mengangkut barang nonsembilan bahan pokok. Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (sembako) pada 21-25 November. Larangan itu berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua, truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer.

Penumpukan truk di Pelabuhan Merak kemarin menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean terjadi di dermaga satu hingga dermaga empat, tetapi masih dalam batas normal dan belum membeludak ke luar area parkir pelabuhan. Meskipun demikian, akibat penumpukan itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal.
Sumber: Kompas, 16 November 2003 dengan perubahan

Berdasarkan teks berita di atas, berikut analisis pokok-pokok beritanya.

Berdasarkan pokok-pokok berita tersebut, berita tersebut dapat diringkas sebagai berikut!

Terjadinya pemadatan oleh truk-truk pengangkut barang nonsembako di Pelabuhan Merak pada sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11). Truktruk itu antre di pintu masuk kapal. Peristiwa itu terjadi karena adanya larangan bagi truk nonsembako pada 21-25 November.

Sumber :

  • Indrawati.2009. Bahasa dan Sastra Indonesia 1 : Untuk SMA/ MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan